Pejuang Ansarullah Houthi di Sana’a, Yaman..jpg
Fakta Islam - Dewan Politik gerakan Ansarullah mengutuk lanjutan serangan
udara Saudi di Yaman dan memperingatkan pejabat Riyadh bahwa pihaknya
akan memberi respon yang menghancurkan.
"Kami tidak perlu rudal untuk melawan agresi Saudi," kata Dewan.
Pada Selasa (21/4), Riyadh menyatakan akan berhenti membom Yaman dan menambahkan bahwa operasi koalisi Arab pimpinan Saudi kini memasuki fase politik. Tapi laporan terbaru dari kota Yaman mengatakan serangan udara Saudi masih terus berlangsung.
Arab Saudi sudah menyerang Yaman selama 30 hari sebagai upaya mengembalikan kekuasaan mantan presiden Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh. Agresi ini sudah merenggut nyawa sekitar 2.900 warga Yaman, termasuk ratusan perempuan dan anak-anak, serta melukai ribuan lainnya.[IT/r]
0 komentar:
Posting Komentar